BERBAGI

PUKAT – Tenaga kerja Indonesia (TKI), Ety Toyyib Anwar yang lolos dari hukuman mati di Arab Saudi akan tiba di Jakarta, Senin (6/7/2020) sore. Ety terbebas dari hukuman mati berkat tebusan 4 juta Riyal atau Rp15,5 miliar.

“Ety Toyyib Anwar, WNI asal Majalengka yang selamat dari hukuman mati dijadwalkan akan tiba di Jakarta sore ini pukul 16.05 WIB,” tulis siaran pers Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Riyadh.

Proses pemulangan Ety dipercepat berkat upaya yang dilakukan Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel. Agus telah menemui Penasehat Raja Salman, Pangeran Khalid al-Faisal Al Saud yang juga Gubernur Makkah, dengan didampingi Koordinator Perlindungan WNI KBRI Riyadh, Raden Arief dan atase hukum Rinaldi Umar.

  Update: Kasus Baru di Jakarta Capai 275 Kasus Per Hari Selasa 14 Juli 2020

Agus pun sudah mengunjungi rumah Ety di Majalengka pada Oktober 2018. Agus meminta restu, doa, dan dukungan dari anak dan saudara-saudara Ety untuk berupaya maksimal membebaskan Ety.

Ety bekerja di Kota Taif, Arab Saudi. Pada 2001 Ety didakwa menjadi penyebab wafatnya sang majikan, Faisal al-Ghamdi. Dalam persidangan keluarga majikan menuntut hukuman mati qisas dan pengadilan memutuskan untuk hukuman mati/qisas.

  Pulang Dari Luar Negeri, 2.744 Jalani Karantina di Jakarta

Kemudian 18 Tahun berikutnya dengan melewati negosiasi yang panjang dan alot, keluarga majikan bersedia memaafkan dengan meminta diyat tebusan sebesar SR (Saudi Real) 4.000.000.

Dubes Agus menjelaskan, KBRI menggalang dana untuk pembebasan Ety dari hukuman mati. Sumbangan para dermawan dan pihak di Indonesia menyelamatkan Ety dari algojo Saudi.

Dubes Agus menyampaikan berjuta terimakasih kepada LAZISNU (Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Shadaqah Nahdlatul Ulama) yang telah memberikan sumbangan sebesar Rp12,5 milyar atau 80 persen dari jumlah diyat tebusan yang diminta ahli waris korban.

Dana dihimpun selama 7 bulan dari para dermawan santri, kalangan pengusaha, birokrat, politisi, akademisi, masyarakat Jawa Barat dan komunitas filantropi. Agus berterima kasih kepada para dermawan di Indonesia yang menyumbang sehingga mencapai 15.5 Milyar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here