BERBAGI

PUKAT – Kapolri Jenderal Idham Azis mengapresiasi jajaran Polda Metro Jaya atas penangkapan John Kei dkk terkait kasus penyerangan di Jakarta Barat dan Kota Tangerang. Idham menegaskan negara tidak boleh kalah oleh aksi premanisme.

“Kuncinya adalah negara tidak boleh kalah dengan preman,” tegas Idham, Selasa (23/6/2020).

Idham menyatakan bahwa pihaknya tidak akan memberi ruang bagi pelaku kejahatan ataupun premanisme. Idham meminta kasus ini diusut tuntas hingga ke pengadilan.

“Kita proses dan kawal hingga ke persidangan nanti,” ucap Idham yang pernah menjabat Kadensus 88 Antiteror Mabes Polri.

  Kronologis Pembacokan dan Penyerangan Kelompok John Kei

John Kei dkk ditangkap atas dugaan penyerangan di Perumahan Green Lake City, Tangerang, dan pembacokan di Duri Kosambi, Jakarta Barat. Total ada 30 orang yang ditangkap polisi di markas John Kei di Medan Satria, Kota Bekasi, pada Minggu (21/6) malam.

Penyerangan dipicu persoalan pribadi antara John Kei dan Nus Kei, yang masih memiliki hubungan keluarga. John Kei merasa dikhianati karena pembagian uang penjualan tanah tidak merata.

  Bebas Bersyarat Desember 2019, John Kei Terlibat Kasus Lagi

Polisi menyebut John Kei merencanakan untuk membunuh Nus Kei. Hal ini dibuktikan dengan adanya pesan yang dikirim kepada kelompok John Kei.

“Dari hasil lidik (penyelidikan) dan keterangan saksi, kemudian melakukan penangkapan pada hari Minggu pukul 20.15 WIB di Kota Bekasi di mana melakukan penangkapan terhadap 25 orang, di mana penggerebekan atau penangkapan dilakukan di markas kelompok John Kei,” kata Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (22/6/2020).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here