BERBAGI

Pukat – Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta meresmikan Stasiun Terpadu Tanah Abang dan Sudirman.

Peresmian ini merupakan tindaklanjut dari kerjasama antara PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan PT MRT Jakarta (Perseroda) untuk membuat perusahaan patungan yang diberi nama PT Moda Integrasi Transportasi Jabodetabek pada Januari 2020 lalu.

Peresmian ini dihadiri oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Stasiun Tanah Abang dan Stasiun Sudirman kini terintegrasi dengan transportasi publik seperti bajaj, angkutan kota, taksi, dan ojek online.

  Gubernur Anies Baswedan Perintahkan Jajarannya Percepat Peningkatan Pengendalian Banjir

Anies mengatakan, bahwa sebelum adanya pengerjaan stasiun terpadu, kondisi Stasiun Tanah Abang kumuh dan tidak sedap dipandang.

“Tiga atau empat bulan yang lalu tempat kita berada di sini ini adalah kawasan yang sangat kumuh, jauh dari aman, tidak sehat, dan kurang sedap dipandang apalagi jadi gambar selfie,” ucap Anies seperti dalam siaran di Akun Facebook Pemprov DKI Jakarta, Rabu (17/6/2020).

Ia bersyukur pada saat ini Stasiun Tanah Abang berubah menjadi fasilitas publik yang nyaman.

Anies pun menyampaikan terima kasih kepada para menteri juga PT KAI yang bekerja sama dengan Pemprov menata stasiun ini.

  Tol Sigli-banda Aceh Akan Picu Pertumbuhan Ekonomi Provensi Aceh

“Pesan penting bagi warga Jakarta bahwa pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi itu bisa bekerja bersama memfasilitasi seluruh penduduk baik penduduk DKI maupun penduduk luar DKI karena yang turun di Tanah Abang ini,” kata dia.

Tak hanya itu, Anies mengungkapkan ada dukungan besar dari Presiden Joko Widodo terkait pengerjaan proyek penataan stasiun bersama ini.

Jokowi, kata Anies, meminta agar Jakarta harus mengintegrasikan transportasi dan harus bersamaan dengan pengelolaan tata ruang.

“Terima kasih dan apresiasi kepada Bapak Presiden atas dukungan dan arahannya yang harus digarisbawahi di sini adalah bahwa dalam ratas yang dipimpin oleh Bapak Presiden di awal 2018 pada waktu itu Bapak Presiden menggarisbawahi bahwa di Jakarta kita harus integrasikan transportasi,” tuturnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here