BERBAGI
Rokok Elektrik atau Vape Marak di Kalangan Anak Muda, Kemenkes: Sangat Berbahaya
Rokok Elektrik atau Vape Marak di Kalangan Anak Muda, Kemenkes: Sangat Berbahaya

Pukat- Tren konsumsi rokok elektrik semakin meningkat di kalangan anak muda. Hal ini menjadi pokok perhatian dalam dunia kesehatan.

Belakang muncul hoax bahwa rokok elektrik atau vape lebih sehat daripada rokok konvensional.

Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan RI memaparkan bahwa rokok elektrik atau vape sangat berbahaya bagi kesehatan masyarakat. Rokok konvensional sama seperti rokok elektrik atau vape yang memiliki sifat candu dan menimbulkan beberapa risiko.

  Selama Satu Pekan, Ada Penurunan Kasus Covid-19 di 6 Provensi

Kemenkes mengungkapkan bahwa rokok elektrik sangat berbahaya bagi remaja, sebab bakal mengganggu perkembangan otak, menyebabkan gangguan psikologi dan masalah pembelajaran.

Rokok elektrik mengandung karsinogenik (zat pemicu kanker) seperti tobacco specific nirosamines (TSNA), diethylene glysol (DEG), otoluidine, acrolein, formaldehyde, naphylamine.

Mengutip dari Instagram Ditjen P2P Kemenkes, berikut bahaya dari rokok elektronik atau elektrik:

 

Efek candu nikotin:

– Nikotin bisa memicu depresi pada tubuh manusia

– Saluran pernapasan mudah terganggu sehingga napas akan lebih lebih mudah tersengal-sengal

  Update! Kasus Covid-19 di Indonesia Naik Lagi

– Kerusakan paru permanen

– Kanker paru- Penyempitan pembuluh darah

– Kematian

Sementara itu, propilen glikol pada likuid rokok elektrik bisa mengiritasi paru-paru dan mata, menimbulkan  asma, sesak napas dan obstruksi jalan napas.

Nah, untuk menarik remaja mengonsumsi rokok elektrik, maka likuid diberikan penambah rasa. Malangnya, tak banyak orang-orang yang mengerti risiko dari penambah rasa rokok elektrik.

  RS Di India Membantu 100 Kelahiran Bayi Sehat dari Para Ibu Positif Corona

Untuk diketahui, Penambah rasa pada rokok elektrik dapat menyebabkan penyakit paru obstruktif kronis.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here