BERBAGI

PUKAT – Komisi III DPR mengadakan rapat dengar pendapat (RDP) secara tertutup dengan KPK di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (7/7/2020). Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango mengatakan RDP itu permintaan Komisi III.

“Kita cuma fasilitasi apa yang diinginkan Komisi III bahwa mereka minta RDP di KPK. Apa yang yang jadi dasar pemikiran dari beliau, tentu lebih pas di dia. Kita sama-sama, cuma dalam posisi memfasilitasi apa yang mereka inginkan bahwa RDP itu dilaksanakan di sini,” kata Nawawi.

  Ada yang Menghalangi Pemprosesan Kasus Jaksa Pinangki, KPK Beri Sinyal Ambil Alih Kasus dan Minta Kejagung Transparan

Nawawi mengatakan alasan kenapa RDP dilakukan di KPK hanya diketahui oleh para anggota Komisi III. Nawawi menyebut, ada kemungkinan para Komisi III ingin mengetahui langsung fasilitas yang ada di KPK.

“Mereka ingin melihat fasilitas apakah sudah memadai, ada yang bisa mereka inikan, seperti itu barangkali,” ujar Nawawi.

Nawawi juga enggan menyimpulkan apakah RDP di gedung KPK itu menyalahi aturan atau tidak. Namun ia mengambil hal positif dari kegiatan tersebut.

  Di Hari Kemerdekaan Republik Indonesia Ke- 75, Lapas Memberikan Remisi Bebas Kepada 1.438 Napi

“Bukan berarti ini yang benar. Pemikiran dilaksanakan di kita mereka yang tahu. Kita ambil positifnya seperti ini, melihat fasilitas kita sudah pas atau tidak,” kata Nawawi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here