BERBAGI

Pukat – Pendaftaran PPDB Jakarta 2020 jalur zonasi untuk SD, SMP, dan SMA/SMK dimulai pada hari ini, 25 Juni 2020 hingga 27 Juni 2020 pukul 15.00 WIB. Untuk melakukan pendaftaran/pemilihan sekolah, peserta didik bisa membuka laman ppdb.jakarta.go.id mulai pukul 08.00 WIB.

Untuk melakukan pendaftaran, pastikan peserta didik sudah melakukan aktivasi PIN/token dan memiliki username dan password untuk melakukan pemilihan sekolah. Ada 5 tahap pendaftaran PPDB DKI Jakarta Jalur Zonasi, yaitu sebagai berikut ini.

Cara Daftar PPDB Jakarta Jalur Zonasi

Ada 5 tahap yang harus dilakukan untuk melakukan pendaftaran PPDB DKI Jakarta 2020, yaitu tahap prapendaftaran, pengajuan cetak PIN/token, aktivasi PIN/token, pendaftaran, dan lapor diri atau daftar ulang secara online.

Peserta didik baru yang harus melakukan Prapendaftaran yaitu:

– Siswa yang bertempat tinggal di DKI Jakarta berdasarkan KK dan sekolah di luar DKI Jakarta.

– Siswa yang tinggal di luar DKI Jakarta berdasarkan KK dan bersekolah di wilayah DKI Jakarta.

– Siswa yang bertempat tinggal di luar DKI Jakarta berdasarkan KK dan sekolah di luar DKI Jakarta.

– Siswa lulusan tahun sebelumnya (paling lama 2 tahun).

– Siswa yang berasal dari Satuan Pendidikan Kerja sama (SPK).

– Siswa yang berasal dari sekolah asing dengan melampirkan surat rekomendasi dari Direktorat jenderal Pendidikan Dasar dan menengah Kemendikbud, serta mengikuti seleksi penyertaan yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan selama masa PPDB.

1. Pra-pendaftaran

a. Menyiapkan scan atau foto dokumen, yaitu akta kelahiran atau surat keterangan dari kelurahan, Kartu keluarga, sertifikat akreditasi, nilai rapor, surat pertanggungjawaban mutlak keabsahan dokumen.
b. Akses situs publik PPDB DKI Jakarta (http://ppdb.jakarta.go.id).
c. Mengajukan akun dengan klik tombol Pengajuan Akun.
d. Mengisi formulir secara daring.
e. Mengunggah berkas persyaratan.
f. Mencetak tanda bukti pengajuan akun yang berisi PIN/token.
g. Melakukan aktivasi PIN/token.

2. Pengajuan PIN atau token

a. Akses situs publik PPDB DKI Jakarta (http://ppdb.jakarta.go.id).
b. Cetak PIN/token dengan klik tombol “Pengajuan Akun”.
c. Isi formulir secara daring.
d. Cetak tanda bukti pengajuan akun yang berisi PIN/token.
e. Setelah memperoleh token, lanjutkan dengan proses, aktivasi PIN dan proses pendaftaran.

3. Aktivasi PIN atau token

a. Akses situs publik PPDB DKI Jakarta (http://ppdb.jakarta.go.id).
b. Aktivasi PIN/token dengan klik tombol aktivasi dengan cara input nomor peserta (dari daftar nominasi tetap untuk PPDB SMP, SMK, dan SMA) dan token.
c. Ganti PIN/token dengan password.
d. Setelah melakukan aktivasi PIN/token dilanjutkan dengan pendaftaran.

  Banjir Bandang Sukabumi, 3 Warga Hanyut dan Dikabarkan Meninggal Dunia

4. Pendaftaran PPDB Jakarta

a. Akses situs publik PPDB DKI Jakarta (http://ppdb.jakarta.go.id).
b. Melakukan login dengan memasukkan nomor peserta (dari daftar nominasi tetap untuk PPDB SMP, SMK, dan SMA) dan password.
c. Memilih sekolah tujuan.
d. Mencetak tanda bukti pendaftaran.

5. Lapor diri online

a. Mengakses situs publik PPDB DKI Jakarta (http://ppdb.jakarta.go.id).
b. Login dengan cara input Nomor Peserta dan password.
c. Klik tombol Lapor Diri.
d. Cetak tanda bukti lapor diri.

Secara lebih rinci, Dinas Pendidikan Jakarta mengkategorikan sembilan kriteria usia PPDB. Berikut penjelasan dan ketetapan usia yang diatur oleh Dinas Pendidikan DKI Jakarta:

1. PPDB Jalur Inklusi

Jalur Inklusi diperuntukkan bagi anak berkebutuhan khusus, yang dibuktikan dengan Surat Keterangan dari Psikolog atau Dokter serta pihak yang berkompeten.

Rincian kriteria usia yang diperuntukkan sebagai berikut:

a. Untuk jenjang SD berusia 7 (tujuh) tahun sampai dengan 12 (dua belas) tahun pada tanggal 1 Juli 2020. Serta, calon PDB yang berusia paling rendah 6 (enam) tahun pada tanggal 1 Juli 2020 dapat mendaftar
b. Untuk jenjang SMP berusia paling tinggi 15 (lima belas) tahun pada tanggal 1 Juli 2020
c. Untuk jenjang SMA dan SMK, berusia paling tinggi 21 (dua puluh satu) tahun pada tanggal 1 Juli 2020

2. PPDB Jalur Afirmasi

Jalur afirmasi diperuntukan bagi siswa dari keluarga ekonomi tidak mampu. Siswa yang mendaftar lewat jalur ini bisa memilih sekolah di dalam maupun luar wilayah zonasi domisili.

Hal ini dibuktikan melalui keikutsertaan siswa dalam program keluarga tidak mampu dari pemerintah pusat atau daerah. Orang tua atau wali harus menyertakan surat bersedia diproses hukum jika terbukti memalsukan bukti.

Rincian kriteria usia yang diperuntukkan sebagai berikut:

a. Untuk jenjang SD berusia 7 (tujuh) tahun sampai dengan 12 (dua belas) tahun pada tanggal 1 Juli 2020. Serta, calon PDB yang berusia paling rendah 6 (enam) tahun pada tanggal 1 Juli 2020 dapat mendaftar
b. Untuk jenjang SMP berusia paling tinggi 15 (lima belas) tahun pada tanggal 1 Juli 2020
c. Untuk jenjang SMA dan SMK, berusia paling tinggi 21 (dua puluh satu) tahun pada tanggal 1 Juli 2020

3. PPDB Jalur Prestasi

Jalur prestasi dapat ditempuh menggunakan nilai ujian sekolah atau ujian nasional, dan hasil perlombaan atau penghargaan di bidang akademik atau non akademik.

  KA Prameks Kembali Beroperasi Dengan Ketentuan Baru bagi Penumpang

Karena ujian nasional ditiadakan tahun ini, siswa bisa menggunakan nilai ujian sekolah atau akumulasi nilai raport. Hasil lomba dan penghargaan yang dapat digunakan pada tingkat kabupaten/kota, provinsi, nasional dan internasional.

Bukti atas prestasi diterbitkan paling singkat enam bulan dan paling lama tiga tahun sejak tanggal pendaftaran PPDB. Dalam jalur prestasi, dikategorikan lagi dalam dua bidang, yakni jalur prestasi non-akademik dan jalur prestasi akademik dan luar DKI Jakarta.

Rincian kriteria usia yang diperuntukkan jalur prestasi non-akademik dan jalur prestasi akademik dan luar DKI Jakarta sebagai berikut:

a. Untuk jenjang SMP berusia paling tinggi 15 (lima belas) tahun pada tanggal 1 Juli 2020
b. Untuk jenjang SMA dan SMK, berusia paling tinggi 21 (dua puluh satu) tahun pada tanggal 1 Juli 2020

4. PPDB Jalur perpindahan tugas orang tua atau wali

Siswa yang mendaftar lewat jalur perpindahan tugas orang tua atau wali harus menyertakan surat penugasan dari instansi, lembaga, kantor atau perusahaan orang tua.

Selain untuk siswa perpindahan orang tua atau wali, jalur ini juga bisa digunakan untuk anak guru. Tiap sekolah diberikan kuota paling banyak menerima 5 persen dari daya tampung melalui jalur ini.

Rincian kriteria usia yang diperuntukkan sebagai berikut:

a. Untuk jenjang SD berusia 7 (tujuh) tahun sampai dengan 12 (dua belas) tahun pada tanggal 1 Juli 2020. Serta, calon PDB yang berusia paling rendah 6 (enam) tahun pada tanggal 1 Juli 2020 dapat mendaftar
b. Untuk jenjang SMP berusia paling tinggi 15 (lima belas) tahun pada tanggal 1 Juli 2020
c. Untuk jenjang SMA dan SMK, berusia paling tinggi 21 (dua puluh satu) tahun pada tanggal 1 Juli 2020

5. PPDB Jalur Sekolah Luar Biasa (SLB)

Peserta didik pendidikan luar biasa adalah anak berkebutuhan khusus yang dibuktikan dengan surat keterangan dari pihak yang berkompeten.

Rincian kriteria usia yang diperuntukkan sebagai berikut:

a. Untuk sekolah tujuan TKLB berusia 5 (lima) tahun pada tanggal 1 Juli 2020 untuk kelompok A, atau berusia 6 (enam) tahun pada tanggal 1 Juli 2020 untuk kelompok B
b. Untuk sekolah tujuan SDLB berusia 7 (tujuh) tahun sampai dengan 15 (lima belas) tahun pada tanggal 1 Juli 2020, atau calon PDB yang berusia paling rendah 6 (enam) tahun pada tanggal 1 Juli 2020 dapat melakukan pendaftaran
c. Untuk sekolah tujuan SMPLB berusia paling tinggi 21 (dua puluh satu) tahun pada tanggal 1 Juli 2020
d. Untuk sekolah tujuan SMALB berusia paling tinggi 24 (dua puluh empat) tahun pada tanggal 1 Juli 2020

  Ratusan Miliar Duit Ganti Rugi Tanah Kampus UIN Jogja di Pajangan Belum Dibayar

6. PPDB PAUD

Rincian kriteria usia yang diperuntukkan sebagai berikut:

a. berusia 2 (dua) hingga 7 (tujuh) tahun pada tanggal 1 Juli 2020 untuk Taman penitipan anak
b. berusia 3 (tiga) hingga 5 (lima) tahun pada tanggal 1 Juli 2020 untuk Satuan PAUD sejenis
c. berusia 5 (lima) tahun pada tanggal 1 Juli 2020 untuk Kelompok A di TK dan di Satuan PAUD Sejenis
d. berusia 6 (enam) tahun pada tanggal 1 Juli 2020 untuk Kelompok B di TK dan di Satuan PAUD Sejenis

7. PPDB SD

Rincian kriteria usia yang diperuntukkan sebagai berikut:

Berusia 7 (tujuh) sampai 12 (dua belas) tahun pada tanggal 1 Juli 2020 atau berusia paling rendah 6 (enam) tahun pada tanggal 1 Juli 2020 dapat mendaftar

8. PPDB SMP dan SMA

Rincian kriteria usia yang diperuntukkan sebagai berikut:

a. Untuk jenjang SMP berusia paling tinggi 15 (lima belas) tahun pada tanggal 1 Juli 2020
b. Untuk jenjang SMA berusia paling tinggi 21 (dua puluh satu) tahun pada tanggal 1 Juli 2020

9. PPDB SMK

Untuk jenjang SMA berusia paling tinggi 21 (dua puluh satu) tahun pada tanggal 1 Juli 2020

Aturan pemeringkatan berdasarkan usia pada PPDB DKI Jakarta pertama kali diterapkan tahun ini. Kemendikbud mengatakan ini karena tahun sebelumnya nilai Ujian Nasional jadi faktor penentu utama kelulusan siswa.

Sedangkan Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana berdalih kebijakan ini diambil untuk membantu siswa ekonomi rendah yang tidak bisa bersaing secara akademis.

Sebelumnya, Gerombolan orang tua yang tergabung dalam Gerakan Emak dan Bapak Peduli Pendidikan dan Keadilan (GEPRAK) menyemut di depan Balai Kota Jakarta menyuarakan kritik soal PPDB 2020, Selasa (23/6).

Mereka meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menghapus aturan usia PPDB Jakarta karena banyak yang anaknya tak lolos ke SMP dan SMA yang dituju.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here