BERBAGI

PUKAT – RUU Haluan Ideologi Pancasila atau RUU HIP menuai polemik. PA 212 dan Ormas Islam lainnya berencana aksi. Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) angkat bicara.

SBY meminta setiap pembahasan yang menyinggung ideologi Pancasila dilakukan dengan sangat hati-hati.

“Saya mengikuti hiruk pikuk sosial & politik seputar RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP). Saya juga sudah membaca & mengkaji RUU tsb. Tentu ada pendapat & tanggapan saya. Namun, lebih baik saya simpan agar politik tak semakin panas,” tulis SBY di Twitter-nya, Selasa (23/6/2020)

  Presiden Jokowi Lantik DPP dan Wantimpus LVRI

SBY tak ingin keputusan yang diambil keliru.

“Kita harus sungguh berhati-hati jika berpikir, berbicara & merancang sesuatu yg berkaitan dgn ideologi & dasar negara Pancasila. Apalagi jika menyentuh pula kerangka & sistem kehidupan bernegara. Kalau keliru, dampaknya sangat besar,” kata SBY.

SBY mengingatkan soal proses pembangunan negara dan pembuatan konsensus. SBY tak ingin muncul ‘ideological clash’ akibat dari pembahasan RUU HIP.

  Jangan Jadikan Bansos COVID-19 Sebagai Panggung Pencitraan Politik

“Memposisikan ideologi harus tepat & benar. Ingat, proses ‘nation building’ & ‘consensus making’ yg kita lakukan sejak tahun 1945 juga tak selalu mudah. Jangan sampai ada ‘ideological clash’ & perpecahan bangsa yg baru. Kasihan Pancasila, kasihan rakyat,” tulis SBY.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here