BERBAGI

Pukat – Tim gabungan Bea Cukai Jambi dan Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, berhasil menggagalkan peredaran narkotika jenis sabu-sabu di Jalan Lintas Jambi-Palembang.

 

Untuk mengelabuhi petugas, barang haram sebanyak 5 Kg tersebut diselundupkan di dalam mobil jasa transportasi logistik yang dikemas di dalam dus karton yang berisikan tepung.

Kasi Pengawasan dan Penindakan Bea Cukai Jambi, Heri Susanto mengakui adanya penangkapan tersebut. Menurutnya, tim gabungan Bea Cukai Jambi dan anggota Mabes Bareskrim Polri yang berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika.

 

“Sabu-sabunya sebanyak 5 Kilogram. Rencananya akan dikirim dari Pekanbaru menuju Kota Jakarta. Ada sebanyak 5 paket,” kata Heri, Kamis (21/5/2020).

 

Mulanya, petugas mendapatkan informasi akan ada pengiriman barang mencurigakan dengan menggunakan kendaraan truk dari Pekanbaru ke Jambi.

  Klasemen MotoGP 2020, Quartararo Berada di Puncak Klasemen

 

Selanjutnya, tim melakukan survellance truck expedisi, bahwa akan ada pengiriman barang terlarang narkoba jenis sabu-sabu yang melintas di Jalan Jambi-Palembang.

 

Tidak lama kemudian, tim menghentikan kendaraan mobil Expedisi PT Dakota di parkian SPBU Muarojambi di Jalan Raya Lintas Sumatera, Sukoawin, Kabupaten Muarojambi, Jambi.

 

“Dari hasil penggeledahan, petugas berhasil mendapatkan 5 bungkus narkotika jenis sabu yang dikemas dalam 5 dus dengan digabung paket tepung,” ungkap Heri.

 

Diakuinya, penangkapan ini dari hasil perkembangan pengungkapan kasus 66 Kg narkotika jenis sabu yang dilakukan oleh Polres Lampung Selatan di Pelabuhan Bakauheni pada hari jumat, 8 myei 2020 lalu dalam mobil exspedisi PT AMP Jakarta.

 

“Dari informasi itu, akan ada pengiriman lanjutan sabu lewat jasa ekpedisi jalur Riau-Pekanbaru-Lampung. Selanjutnya tim langsung melakukan pemeriksaan dan pengejaran,” tuturnya.

  Kontrak Habis, 9 Pemain Manchester United Dilepas

 

Tidak sia-sia, petugas berhasil menghentikan satu unit mobil jenis Daihatsu Grand Max. Mobil tersebut, dikendarai oleh 2 orang saksi, yakni inisial HT dan RU yang merupakan sopir dan kenek truck expedisi PT Dakota Jakarta.

 

“Untuk sopir hanya sebagai saksi, karena mereka tidak mengetahui apa isi barang yang dibawa. Mereka hanya sebatas sopir pekerja ekspedisi,” imbuh Heri.

 

Tidak sampai disitu, petugas juga melakukan penggeledahan dan penyitaan serta melakukan analisis sejumlah dokumen. Petugas pun mendapatkan seorang nama tersangka inisial EA (22) warga Jalan Hang Jebat Sail, Pekanbaru.

 

Dari pengembangan tersebut, katanya, petugas berhasil mengamankan tersangka EA, seorang laki-laki yang berperan sebagai packing 5 kg narkotika jenis sabu ke dalam kardus.

  Laga Terakhir Liga Serie A, Juventus Dperkuat Pemain Pelapis Untuk Melawan AS Roma

 

“Narkotika jenis sabu-sabu tersebut, merupakan jaringan narkotika internasional Malaysia – Indonesia, yakni sindikat Malaysia – Pekanbaru – Jakarta,” tegas Heri.

 

Dia juga mengatakan, untuk kasus ini telah diserahkan ke Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri.

 

“Untuk perkembangan lebih lanjut, sudah kita serahkan ke Mabes Polri agar bisa dibongkar lagi,” tukasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here