BERBAGI
Permudah Pelayanan Publik, Pemrov Jatim Salurkan Mesin AMD Ke 20 Daerah
Permudah Pelayanan Publik, Pemrov Jatim Salurkan Mesin AMD Ke 20 Daerah

Pukat- Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) menambah unit anjungan dukcapil mandiri (ADM) guna mempermudah pelayanan publik. Pada Jumat (24/7), sebanyak 20 mesin didistribusikan ke 20 kabupaten/kota.

“Inovasi ini juga akan mampu menyiapkan Jatim menuju smart province. Ini menjunjang Program East Java Information Super Coridor (EJISC) yang digagas Pemprov Jatim,” ucap Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, saat acara penyerahan di Gedung Negara Grahadi, Kota Surabaya.

  Vonis 1 Tahun Penjara PN Manado Pada Penyerobot Tanah Frengky Tendean

Seluruh alat itu, yang seperti mesin anjungan tunai mandiri (ATM), bakal disalurkan ke Pamekasan, Malang, Bojonegoro, Tulungagung, Sumenep, Lumajang, Bondowoso, Banyuwangi, Pacitan, Situbondo, Probolinggo, Sidoarjo, Mojokerto, Jombang, Madiun, Magetan, Ngawi, Tuban, Bangkalan, dan Kota Kediri.

Diharapkan penyaluran tersebut memudahkan proses pencatatan dan cetak dokumen kependudukan bagi masyarakat di daerah penerima. Dia pun berjanji, layanan akan diperluas dan diintegrasikan di seluruh kabupaten/kota di Jatim.

  BI dan Kemenkeu Luncurkan Uang Khusus Kemerdekaan Indonesia ke-75, Berikut Perbedaan dengan Uang Biasa

“Tentunya masyarakat Jawa Timur mendapatkan pelayanan dokumen kependudukan lebih optimal, seperti mengurus kartu keluarga (KK), KTP, akta kelahiran, akta kematian, dan dokumen kependudukan lainnya,” tuturnya.

Program ADM, menukil situs web Pemprov Jatim, diluncurkan sejak akhir Januari 2020. Mulanya digagas Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) guna mendigitalisasi layananan administrasi kependudukan (adminduk).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here