BERBAGI
Pemprov DKI Turunkan 3.000 ASN Tambahan untuk Awasi Masyarakat di Pasar Tradisional
Pemprov DKI Turunkan 3.000 ASN Tambahan untuk Awasi Masyarakat di Pasar Tradisional

Pukat- Pemprov DKI Jakarta menambah 3.000 aparatur sipil negara (ASN) menjadi 5.000 orang di sejumlah pasar yang dikelola Perumda Pasar Jaya di Ibu Kota Jakarta.

Sebanyak 5.000 pegawai dari berbagai satuan kerja perangkat daerah (SKPD) ini, ditugaskan untuk mengawasi dan menindak masyarakat yang mengabaikan pencegahan penyebaran virus corona atau Covid-19 di pasar.

Hal itu tertuang dalam Surat Tugas Sekretaris Daerah Nomor 554/-081. Surat itu diterbitkan Sekda DKI Jakarta Saefullah pada 1 Juli 2020.

Isi surat itu tentang Pemantauan Kegiatan Pengawasan dan Penindakan Aktivitas Masyarakat Selama Pembatasan Sosial Berskala Besar Pada Masa Transisi Menuju Masyarakat Sehat, Aman dan Produktif.

  Ledakan di Beirut, PMI Siapkan 500 Hingga 1000 Kantong Darah untuk Para Korban Ledakan

Berdasarkan data yang diperoleh, 5.000 ASN itu bertugas mengawasi 151 pasar yang tersebar di Jakarta.

Rinciannya, 38 pasar di Jakarta Pusat, 32 pasar di Jakarta Timur, 28 pasar di Jakarta Barat, 27 pasar di Jakarta Utara dan 26 pasar di Jakarta Selatan.

ASN yang dikerahkan itu orang-orang yang berumur di bawah 50 tahun dan bertubuh sehat.

Menurut Saefullah, mereka melaksanakan pemantauan kegiatan pengawasan dan penindakan aktivitas masyarakat selama PSBB pada masa transisi.

Melalui surat itu, Saefullah meminta ASN yang ditugaskan tidak memiliki faktor komorbiditas seperti penyakit jantung, diabetes, asma dan penyakit penyerta lainnya, serta tidak dalam kondisi hamil.

  Diduga Dapat Ringankan Gejala Corona, Arak Bali Laris Manis

“Surat tugas ini berlaku mulai tanggal 6 Juli 2020 dengan berakhirnya masa transisi PSBB,” ujar Saefullah, Senin (6/7).

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta melepas 2.000 ASN sebagai petugas pengawasan dan penindakan kegiatan masyarakat selama PSBB masa transisi menuju masyarakat sehat, aman, dan produktif.

Secara seremonial, upacara penyematan tanda slempang lengan petugas pengawas dan penegak PSBB masa transisi itu digelar di Halaman Balai Kota Jakarta, Selasa (23/6).

“Saya ingin sampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh jajaran yang telah bersedia menjadi bagian yang secara aktif menjaga amanat Instruksi Sekda Nomor 51 Tahun 2020 tentang pengawasan dan penindakan kegiatan masyarakat selama PSBB,” kata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here