BERBAGI

PUKAT – Komisi III DPR RI meminta kepada Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly agar pembahasan RKUHP dan RUU Pemasyarakatan (PAS) kembali dilanjutkan. Mengingat, dua RUU tersebut merupakan RUU carry over dan masuk dalam Prolegnas 2020.

Wakil Ketua Komisi III DPR Adies Kadir mengatakan, permintaan tersebut sudah disampaikan dalam rapat-rapat sebelumnya.

“Kami ingin dengar sejauh mana perkembangan ini karena ini RUU sama-sama kita sepakati carry over artinya melanjutkan saja,” kata Adies, Senin (22/6/2020).

  Ketua Komite I DPD Minta Jokowi Pertimbangkan Lagi Pilkada 2020, Dikhawatirkan Jadi Klaster Baru

Menurut Adies, RKUHP mungkin masih dapat ditahan pembahasannya. Mengingat adanya polemik di tengah masyarakat terhadap RUU tersebut. Sedangkan RUU Pemasyarakatan tidak ada masalah serius.

“Kalau yang RKUHP mungkin perlu sosialisasi lagi karena ada perdebatan tapi RUU PAS hampir tidak ada perdebatan di akhir,” ujar dia.

“Terkait pertimbangan lainnya harus kita carikan solusi. Ada UU carry over bisa langsung digarap terlepas banyak pro kontra disahkan. Kita harap RKUHP dan PAS bisa segara kita bahas,” imbuh Adies.

  RDP di Gedung KPK Disebut Permintaan Komisi III DPR

Menanggapi itu, Yasonna mengatakan bahwa terkait kelanjutan pembahasan dua RUU tersebut harus disampaikan kepada Presiden. Sebab, Yasonna tidak mungkin mengambil keputusan tanpa meminta arahan presiden.

“Kalau Komisi III meminta meneruskan, saya siap saja. Tetapi tentu saya akan meminta persetujuan presiden untuk melanjutkan itu, tidak mungkin ujug-ujug begitu saja. Karena sebelumnya ada hal yang diputuskan sendiri presiden dalam rapat untuk tidak dilanjutkan sementara dan terus lakukan sosialisasi terhadap beberapa pasal RKUHP dan PAS,” ungkap Yasonna.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here