BERBAGI
Mulai Usaha Sejak 2004, Erik Kadarman Menyampaikan Terimakasih Kepada Grabfood
Mulai Usaha Sejak 2004, Erik Kadarman Menyampaikan Terimakasih Kepada Grabfood

Pukat- Membuka usaha bukan soal menebalnya kantong dari hasil penjualan. Tetapi soal rasa dan hasratnya. Pemilik kedai Blenger Burger Erik Kadarman salah satunya. Ia mengaku memutuskan untuk berhenti menjadi karyawan dan memulai usaha burgernya di 2004.

“Saya lebih suka melayani orang. Satu kepuasan bisa mengetahui konsumen menikmati apa yang saya hasilkan. Kreasi terbaik apa yang bisa saya berikan ke konsumen,” ujar Erik mengutip YouTube resmi Grab Indonesia, Selasa (23/6).

Erik menamakan kedai kulinernya pun tak asal-asalan. Meski terdengar nyeleneh karena berasal dari bahasa daerah, namun ada maksud di balik itu.

“Blenger itu artinya kalau bahasa Jawa ‘makan sampai kenyang’. Jadi memang saya yakin banget di gigitan terakhir mereka [pelanggan] akan tahu kenapa saya menamakan itu.”

  IHSG Hari Ini Berada di Zona Merah

Sekilas tampak tak ada yang beda dari burger-burger biasanya. Mulai dari persiapan roti hingga beragam isian seperti keju, daging yang dipanggang, serta sayuran yang di-chop. Namun selain mengutamakan rasa, ada sisi pelayanan yang diunggulkan.

“Kita menciptakan satu mobile system agar semaksimal mungkin konsumen itu tidak menunggu, karena mereka kan mesti mobile cepat, ya,” ujar pria berkacamata itu.

Karena kedai ini sudah ada lebih dari satu setengah dekade, tentunya Blenger Burger sudah memiliki pelanggan setianya sendiri. Mereka punya beragam sajian burger enak yang diakui pelanggan.

“Di sini biasa orang pesan cheeseburger. Cuma ada satu produk compliment namanya X2 (x-two). Tapi X2 ini sebenarnya ‘kali dua’: ada dua patty burger, telur, dua keju, dan smoked beef. Itu menu favorit.”

  Harga Emas Antam dan UBS Hari Ini, Sabtu 10 Oktober 2020

Salah satu pelanggan Andika mengaku jika ingin makan burger selalu ke Blenger Burger. Jika tak sempat datang, ia bisa pesan lewat GrabFood.

“Awalnya sih dari zaman SMA, dibawa temen ke sini, terus nyobain ternyata enak juga. Pertama sih gue seneng karena porsinya gede banget dan pas banget sama gua.”

“Menu favorit gue di Blenger itu X2, pokoknya top banget. Rotinya padat, cheese-nya banyak, terus ditambah sayuran,” ujarnya.

Erik mengatakan, untuk menjaga keberlangsungan bisnisnya tidaklah rumit. Ia menciptakan iklim kerja yang hangat dengan karyawannya.

“Sekarang saya dibantu 100 karyawan, dan saya berusaha dekat dengan mereka. Mereka butuh figur. Saya berusaha membuat mereka berpikir bahwa ini adalah rumah mereka.”

  Rupiah Kembali Menguat Pagi Ini, Naik Hingga 0,30 Persen

Sementara perihal ekspansi bisnis, ia mengandalkan promosi GrabFood sehingga kendala jarak dan waktu sudah tidak lagi menjadi masalah untuk mengembangkan usaha kulinernya.

“Saya dapat memperluas pangsa pasar saya dengan promosinya Grab. Dengan join Grab tentu ada peningkatan sales sangat signifikan,” ujar Erik.

“Kalau menurut saya, pedagang sangat diuntungkan ya, sayang momentum ini jika dilewatkan,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here