BERBAGI
Microsoft dan Bridgestone Kembangkan Sistem Pemantau Kerusakan Ban (TDMS)
Microsoft dan Bridgestone Kembangkan Sistem Pemantau Kerusakan Ban (TDMS)

Pukat- Sebelum memulai perjalanan dengan berkendara, terlebih lagi saat hendak menempuh perjalanan jauh disarankan untuk melihat kondisi ban. Hal ini menjadi penting demi keselamatan dan kenyamanan berkendara. Pentingnya komponen ini membuat Microsoft dan Bridgestone mengembangkan sebuah teknologi untuk memantau seberapa aman ban kendaraan.

Kebanyakan pengguna kendaraan terbiasa dengan teknologi sistem pemantauan tekanan ban (TPMS) untuk mendeteksi tekanan udara ban. Maka inovasi Micsoft dan Bridgestone berbeda. Mereka mengembangkan Sistem Pemantauan Kerusakan Ban (TDMS) secara real time.

Teknologi TDSM ini dimaksudkan untuk mendeteksi kerusakan pada ban saat mobil masih bergerak. Ia mampu menganalisa data dari sensor pemantauan tekanan ban yang ada, dan menjalankannya melalui perangkat lunak Connected Vehicle Platform (MCVP) Microsoft yang akan memberikan informasi pada pengguna kendaraan tingkat keamanan ban mobilnya.

  Permudah Nasabah, OJK MInta Bank Terapkan Layanan Digital

Seperti dilansir dari RideApart, Kamis (2/7), awalnya teknologi ini dirancang untuk mempromosikan produktivitas kendaraan-kendaraan pada armada tambang dan lainnya. Tetapi kemudian Microsoft dengan basis data yang ada mampu menganalisis informasi dari sensor tekanan untuk memprediksi kerusakan. Ia bahkan secara detail dapat merekam kerusakan ban.

Fungsi sensornya juga berfungsi sangat baik, karena jika ada jalan yang berlubang atau sangat buruk, pengendara dapat menggunakan informasi MCVP untuk menghindari jalan tersebut. Saat ini banyak departemen transportasi menggunakan informasi tersebut untuk melakukan perbaikan jalan dengan cepat.

  Biar Tidak Kerja di Ruang Kantor Terus, Bappenas Latih Working Vacation di Kementrian Lain

Untuk saat ini, teknologi ini hanya tersedia untuk mobil yang menggunakan platform MCVP. Itu sebabnya teknologi ini belum dikembangkan untuk sepeda motor karena mobil lebih aman untuk semua orang, dan teknologi sepeda motor belum memungkinkan pemantauan kerusakan ban secara real time.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here