BERBAGI
Menteri Desa, Abdul halim Iskandar Terbitkan Protokol New Normal Desa
Menteri Desa, Abdul halim Iskandar Terbitkan Protokol New Normal Desa

Pukat- Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar menerbitkan regulasi tentang protokol kenormalan baru untuk desa. Regulasi ini diharapkan menjadi panduan desa untuk memulai aktivitas dalam menggerakkan roda ekonomi di desa.

Halim mengatakan, desa harus menjadi garda terdepan dalam penerapan kenormalan baru mencegah Covid-19. Tujuan utama dari penerbitan protokol normal baru desa ini, yakni untuk mewujudkan masyarakat desa yang produktif dan aman dari penularan Covid-19.

“Ini bukan sesuatu yang harus dilakukan, tetapi panduan umum yang disebut dengan protokol normal baru desa,” kata Halim saat konferensi pers virtual, Kamis (2/7).

Dia melanjutkan, protokol normal baru desa dibutuhkan upaya untuk memulihkan optimisme atas titik balik ekonomi di desa. Protokol normal baru desa tak jauh berbeda dengan protokol kesehatan desa tanggap Covid-19. Pemerintah desa diminta antara lain agar menyediakan tempat cuci tangan hingga melakukan penyemprotan disinfektan secara rutin.

  Update: Kasus Corona di Indonesia Bertambah 1.671 Per 11 Juli 2020

Selain panduan umum, Kemendes juga mengeluarkan pedoman protokol normal desa menyangkut segmen kehidupan di desa mulai protokol kegiatan sosial keagamaan dan hajatan, ibadah, pasar desa, hingga wisata desa. Dia meyakini, jika diimplementasikan, akan jadi titik balik perekonomian di desa sehingga berangsur normal kembali.

Halim juga berharap desa-desa wisata di bawah BUMDes untuk segera dibuka. Dengan dibukanya kembali desa wisata, diharapkan bisa mendongkrak perekonomian warga desa yang berhenti akibat Covid-19. Namun, dia menegaskan, pembukaan desa wisata harus mengacu pada protokol normal baru desa agar aman dari Covid-19.

Halim menambahkan, per Kamis (2/7), sudah 71.065 desa telah menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT) Dana Desa tahap pertama atau sekitar 95 persen. Sedangkan jumlah dana desa yang telah terserap untuk BLT dana desa sekitar Rp 4,5 triliun.

Sementara itu, jumlah keluarga penerima manfaat BLT dana desa hingga kini sebanyak 7.554.0311 kepala keluarga (KK). Mereka terdiri atas KPM dengan perempuan sebagai kepala keluarga atau PEKKA sebanyak 2.341.750 orang atau setara dengan 31 persen. Lalu, KPM dengan anggota keluarganya menderita penyakit kronis atau menahun sekitar 283.392 orang.

  6 Manfaat Buah Kering Bagi Kesehatan

“Kemudian yang kehilangan mata pencaharian 1.400.483 KPM dan petani dan buruh tani 6.602.190 atau 88 persen,” ujar Halim.

 

Tambahan Kasus di Indonesia

Pemerintah merilis penambahan kasus positif Covid-19 sebanyak 1.624 orang dalam 24 jam terakhir, Kamis (2/7). Ini adalah angka penambahan kasus harian terbanyak sejak rilis kasus Covid-19 pertama di Indonesia pada awal Maret lalu. Total kasus konfirmasi positif di Indonesia saat ini menjadi sebanyak 59.394 orang.

Jawa Timur kembali menjadi provinsi dengan penambahan kasus baru terbanyak dalam satu hari terakhir, yakni 374 kasus baru. Kemudian menyusul DKI Jakarta dengan 190 kasus baru, Sulawesi Selatan dengan 165 kasus, Jawa Tengah dengan 153 kasus, dan Kalimantan Selatan dengan 114 kasus.

  Istri dan Dua Anak Wali Kota Jambi Terpapar Covid-19

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan, tingginya kasus baru Covid-19 ini menunjukkan pentingnya masyarakat agar disiplin dan ketat menjalankan kebiasaan baru protokol kesehatan.

“Ini harus menjadi perhatian kita bersama bahwa melaksanakan protokol kesehatan dengan ketat dan disiplin adalah upaya yang bisa kita lakukan secara bersama-sama untuk memutuskan rantai penularan Covid,” ujar Yurianto.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here