BERBAGI
Masamba Diterjang Banjir Bandang, Para Korban Sedang Dievakuasi
Masamba Diterjang Banjir Bandang, Para Korban Sedang Dievakuasi

Pukat- Kecamatan Masamba, Kabupaten Luwu utara, Sulawesi Selatan diterjang banjir bandang pada Senin (13/7) malam, yang diakibatkan luapan sungai.

Banjir tersebut mengakibatkan jalanan kota kecil yang berjarak 450 kilometer dari Makassar, Sulawesi Selatan, dipenuhi lumpur.

Selain lumpur, sampah yang terbawa banjir juga terlihat berserakan di setiap sudut kota.

Lumpur sisa banjir juga terlihat di rumah dinas Bupati dan Wakil Bupati Luwu Utara di Jalan Andi Djemma.

Ketinggian lumpur di rumah dinas bupati dan wakil bupati tampak mencapai 50 sentimeter.

  Jasa Marga Berlakukan Buka Tutup di Rest Area Tol Jakarta-Cikampek

Jalan Trans Sulawesi yang menghubungkan Palopo dan Masamba di Desa Radda, Kecamatan Baebunta, Kabupaten Luwu Utara, hingga Selasa (14/7) dilaporkan masih belum bisa dilalui.

Pengendara dari arah Palopo atau Makassar yang ingin ke Kota Masamba ataupun Kabupaten Luwu Timur terpaksa melalui jalan alternatif yaitu jalur Desa Baebunta ke Desa Salulemo, Kecamatan Baebunta, dan keluar di Kelurahan Bone Tua, Kecamatan Masamba.

Jalur alternatif ini membuat perjalanan lebih jauh hingga 25 kilometer.

  Bareskrim Polri Belum Temukan Indikasi Kesengajaan Terkait Terbakarnya Gedung Utama Kejagung

Lumpur memenuhi jalan utama Kota Masamba, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, usai banjir bandang menerjang wilayah ini, Selasa (14/7) dini hari.

Camat Masamba Ajie Saputra mengatakan, seorang warga bernama Akram asal Kelurahan Bone Tua, Kecamatan Masamba, tewas setelah terseret banjir.

“Dia terseret air hingga di sekitar Desa Laba. Korban ditemukan warga lalu kemudian dievakuasi,” kata Ajie, Selasa (14/7) pagi.

Selain itu, Ajie juga menerima beberapa laporan dari warga yang kehilangan anggota keluarganya.

  Penemuan Mayat Diduga Anggota Polisi di Jalan Sapi Perah, Polda Metro Jaya: Masih Olah TKP dan Diselidiki

Tidak dirinci jumlah laporan orang hilang yang sudah diterimanya.

“Petugas di lapangan masih melakukan evakuasi terhadap warga,” katanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here