BERBAGI
Kepala Dinas DP5A Meninggal, Wali Kota Surabaya Menangis Sampai Terjatuh
Kepala Dinas DP5A Meninggal, Wali Kota Surabaya Menangis Sampai Terjatuh

Pukat- Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini tak kuasa menahan air mata. Risma Menangis karena salah satu anak buahnya yang berdedikasi tinggi meninggal dunia, Chandra Oratmangun selaku Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP5A) Kota Surabaya. Dokter menyebut meninggal karena pnuemonia MRSA.

Chandra Oratmangun dimakamkan di TPU Sukolilo. Turut hadir saat itu wali kota perempuan pertama di Surabaya itu. Saat peti jenazah diturunkan ke dalam liang lahat, Risma seketika menangis histeris karena tak kuasa menahan haru. Video pemakaman itu pun viral, Kamis (16/7).

Risma terpaksa dipapah jajaran Pemkot Surabaya yang menemaninya, karena lemas dan terjatuh. Bagi Risma, mendiang Chandra Oratmangun, memahami apa yang diinginkan. Saat menjadi Kadis PMK, Chandra Oratmangun pernah membentuk tim khusus beranggotakan pegawai wanita.

  Risma Sebut Surabaya Zona Hijau, Khofifah: Yang Menentukan Status Zona Bukan Pemkot Tapi Pusat

Tim tersebut bernama Srikandi yang bertugas menenangkan korban kebakaran dan berjuluk perempuan tangguh penjinak api di Surabaya. Hingga akhirnya dimutasi sebagai Kadis DP5A, setelah 6 tahun memimpin di PMK. Chandra Oratmangun menjabat Kadis PMK mulai tahun 2012-2018.

“Terima kasih. Bu Chandra sudah berikan semuanya ke kota ini. Terima kasih Bu Chandra,” kata Risma sambil menangis tersedu-sedu di TPU, Rabu (15/7).

Risma yang memakai masker, face shield dan kaus tangan itu lemas dan harus dipapah di kursi. Suaranya makin lirih tak kuasa menahan isak tangis. Risma terus mengucapkan rasa terima kasih dengan rekannya yang humble dan murah senyum itu. Ia hanya terus mengucapkan terima kasih sambil menangis tersedu-sedu sambil memegang kursi yang ada di depannya.

  Camat Kebayoran Lama Adakan Swab Test Massal Gratis

“Terima kasih Bu Chandra. Bu Chandra terima kasih,” ucapnya.

Risma menyebut mendiang Kepala DP5A adalah orang yang sangat baik. “Saya juga merasa kehilangan sekali sosok beliau. Beliau meninggalkan kami semua dalam kondisi yang sangat baik,” kata Risma.

Untuk keluarga yang ditinggalkan agar diberi ketabahan, kekuatan serta keikhlasannya. Meskipun berat, Risma yakin sudah tenang dialamnya.

“Saya tahu ini berat untuk keluarga. Tapi kita harus percaya, Tuhan memanggil lebih cepat karena Tuhan menyayangi Bu Chandra,” pungkasnya.

  Istri dan Dua Anak Wali Kota Jambi Terpapar Covid-19

Chandra Oratmangun meninggal dunia, pada Senin (13/7) pukul 17.30 WIB, setelah mendapat perawatan di RS Husada Utama.

Untuk diketehaui, Pemakaman tidak menggunakan protokol Covid-19 karena hasilnya negatif. Chandra pernah menjalani swab, hasilnya negatif. Namun sakit dan dirawat di RS Husada Utama.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here