BERBAGI
Kemendagri Minta Kepala Daerah Lakukan Edukasi Pencegahan Covid-19 kepada Masyarakat
Kemendagri Minta Kepala Daerah Lakukan Edukasi Pencegahan Covid-19 kepada Masyarakat

Pukat- Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) meminta kepala daerah gencar melakukan edukasi terhadap pencegahan Covid-19 dan mengontrol protokol kesehatan. Selain itu, Kemendagri meminta kepala daerah berupaya menggerakkan ekonomi daerah.

“Kita minta ke kepala daerah terus-menerus melakukan edukasi publik, mengontrol protokol sambil terus menggerakkan ekonomi karena ekonomi yang lemah akan melemahkan juga pemberantasan Covid-19,” kata Plt Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri Syafrizal dalam konferensi pers yang disiarkan di Instagram BNPB Indonesia, Selasa (14/7).

Tidak hanya itu, Kemendagri meminta masyarakat saling mengingatkan terkait protokol Covid-19 sehingga tidak menunggu arahan aparatur pemerintah. Kemendagri juga meminta kepala daerah menggerakkan masyarakat bersama-sama untuk bersatu melawan Covid-19.

  Jokowi Minta PSN yang Pulihkan Ekonomi Diprioritaskan

“Jika semua saling mengingatkan, maka kesuksesan kita dalam menghadapi masa pandemi ini akan jauh lebih sukses. Kepala daerah dituntut leadership kepemimpinan menggerakkan mengajak kolaborasi karena ini bukan perang sendirian, ini adalah bersatu melawan Covid-19,” ujar Syafrizal.

Diketahui, sebelumnya Kemendagri memberikan hadiah total Rp 168 miliar kepada 84 pemenang dalam lomba video inovasi dalam tatanan kenormalan baru.

Syafrizal menuturkan, lomba tersebut merupakan persiapan pra new normal agar kepala daerah saling berkompetisi mengingatkan dan mensosialisasi protokol kesehatan pencegahan virus Corona, selanjutnya akan ada lagi lomba terkait penerapan kebiasaan baru di tingkat daerah.

  Antisipasi Pelemahan Ekonomi Selama COVID-19

“Dengan edukasi yang baik maka rakyat memperoleh pengetahuan yang lebih baik cara menghindar. Berikutnya nanti lomba penerapannya, kalau ini baru lomba video maka masyarakat mulai mengetahui di awal-awal dulu sekarang bisa lihat, September, Oktober kita akan menilai penerapannya tentunya kita lihat penerapannya apakah tingkat kesiapannya masyarakat sudah ada, pasar-pasarnya sudah berjalan. Lomba pelaksanaannya terpisah dengan lomba ini. Tapi dengan video ini apa yang kita harapkan seluruh masyarakat mengetahui protokol,” ujarnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here