BERBAGI
Kawasan Timur Jakarta Dianggap Dianggap Siap Jadi Pusat Kebangkitan Ekonomi Nasional
Kawasan Timur Jakarta Dianggap Dianggap Siap Jadi Pusat Kebangkitan Ekonomi Nasional

Pukat- Kawasan koridor timur Jakarta dinilai paling siap menjadi pusat kebangkitan ekonomi nasional khususnya Jabodetabek usai pandemi covid-19.

Selain didukung dengan infrastruktur memadai, kawasan ini juga terbukti memiliki pertumbuhan yang cukup pesat dalam satu dekade terakhir.

Wakil Ketua Umum Koordinator DPP Realestat Indonesia (REI) bidang Tata Ruang, Pengembangan Kawasan dan Properti Ramah Lingkungan Hari Ganie mengatakan, kawasan ini dikenal sebagai sentra industri terbesar di Asia Tenggara dan strategis karena menghubungkan dua kota besar yakni Jakarta dan Bandung.

“Dua kota besar ini nantinya tidak hanya terkoneksi lewat tol, tetapi juga dengan kereta cepat. Koridor timur Jakarta bisa jadi satusatunya kawasan megaurban,” kata Hari dalam webinar, belum lama ini.

  Demi Pulihkan Ekonomi Indonesia, Menteri KKP Siap Gelontorkan 474,9 Miliar Anggaran 2020

Menurut Hari, peran strategis koridor timur Jakarta makin besar dengan keluarnya Perpres Nomor 60 Tahun 2020 tentang Rencana Tata Ruang dan Kawasan Perkotaan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Puncak, dan Cianjur (Jabodetabek-Punjur).

Regulasi itu semakin memantapkan posisi koridor timur Jakarta sebagai kawasan strategis nasional sejak era Presiden Soekarno sampai Presiden Jokowi.

Kawasan timur Jakarta itu juga paling cepat pertumbuhannya ketimbang kawasan lain di sekitar Jakarta lantaran didukung sekitar 10 jenis infrastruktur baru.

“Kami kira memang koridor timur Jakarta ini paling memenuhi syarat untuk bangkit lebih dulu pasca pandemi covid-19 ketimbang kawasan lainnya,” ujar Hari.

  Dinilai Jadi Penggerak Ekonomi Nasional, Pengembang Minta Keringanan Pajak

Ia pun berharap pemerintah memberikan perhatian lebih serius terhadap pengembangan koridor timur untuk memastikan ekonomi bangkit kembali terutama di Jabodetabek sebagai pusat pertumbuhan ekonomi nasional.

Berdasarkan data REI, koridor timur yang terbentang dari Bekasi, Cikarang, hingga Karawang tumbuh cepat. Saat ini sekitar 47 persen pasokan perumahan di Jabodetabek berlokasi di koridor ini.

“Kini sudah ada sekitar 15 pengembang besar masuk ke koridor timur. Bahkan sudah ada konsorsium yang beranggotakan sembilan pengembang terkemuka di sana. Ini satu potensi pengembangan yang besar sekali,” kata Hari.

  Banyak yang Bertanya-Tanya Uang Kembalian dari Indomaret Disalurkan Kemana, Inilah Jawabannya

REI juga berharap sinergi, koordinasi, serta komunikasi yang intens antara badan pengelola dan swasta termasuk asosiasi pengembang bisa terjalin dengan baik.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here