BERBAGI
Facebook Mengaku Butuh Waktu Lama Untuk Menghapus Video Misinformasi Soal Covid-19
Facebook Mengaku Butuh Waktu Lama Untuk Menghapus Video Misinformasi Soal Covid-19

Pukat- Facebook mengatakan perlu waktu lebih lama untuk menghapus video misinformasi yang viral di platform-nya.

Raksasa media sosial itu mengatakan penghapusan video “memakan waktu lebih lama dari yang diharapkan,” dikutip dari The Verge, Rabu (29/7).

Sebelum Facebook mengambil tindakan penghapusan, dilaporkan terdapat video yang menampilkan para non-ahli menolak memakai masker sambil menggembar-gemborkan cara untuk menyembuhkan virus yang belum diverifikasi.

Video tersebut dibagikan secara luas puluhan juta kali, termasuk oleh presiden AS Donald Trump dan putranya di Twitter.

  Apple Store hingga Disney World di Buka Karena AS Longgarkan Lockdown

Setelah video tersebut menjadi viral, Facebook dan jejaring sosial lainnya, termasuk Twitter dan Youtube, menghapus video tersebut dan mulai mencoba membatasi penyebarannya.

“Kami telah menghapus video ini karena membuat klaim palsu tentang penyembuhan dan pencegahan untuk COVID-19. Orang yang bereaksi, mengomentari, atau berbagi video ini, akan melihat pesan yang mengarahkan mereka ke informasi resmi dari otoritas tentang virus corona,” kata juru bicara Facebook.

  Seorang Pria Korban Salah Tangkap Akibat Face Recognition SIM Polusi

“Kami membutuhkan beberapa jam untuk penghapusan video dan kami melakukan peninjauan untuk memahami mengapa ini membutuhkan waktu lebih lama dari yang seharusnya,” lanjutnya.

Facebook mengatakan telah menghapus lebih dari 7 juta konten yang menyesatkan atau berisi informasi yang salah terkait virus corona selama bulan April hingga Juni.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here