BERBAGI
Ekonomi RI Tahun Ini Jeblok ke -0,45% Kata Pemerintah

Pukat – Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengungkapkan pemerintah mematok angka pertumbuhan ekonomi dalam APBN di kisaran -0,45 sampai 2,3%. Perkiraan ini didasarkan adanya wabah virus Corona yang menghantam perekonomian.

“Di Indonesia menurut World Bank 3,5-2,1%, ADB 2,5% kalau kita dalam apbn gunakan -0,4 sampai 2,3% ini range yang kita pakai untuk Indonesia,” kata Suahasil dalam video conference APBN KiTA, Jakarta, Rabu (20/5/2020).

Suahasil menjelaskan, pandemi ini telah menyerang perekonomian semua negara. Hal itu telah terlihat dari pertumbuhan ekonomi pada kuartal I-2020.

  Harga Emas AntamĀ  Hari Ini Berkisar di Level Rp 1.007.000 Per Gram

“Kalau dilihat apa yang terjadi kuartal-I kita lihat pemburukan yang cukup cepat AS itu yang beberapa kuartal lalu di AS 2-2,5% sekarang AS kuartal-I 0,3%, Inggris 1,6%, Korsel 1,3%, Jerman -2,3%. Indonesia itu kita biasanya 5% pertumbuhan tapi kuartal-I kemarin kita dapat pertumbuhan 3,0%” jelasnya.

Menurutnya kondisi ekonomi Indonesia masih lebih baik dibanding negara lain. Suahasil optimistis 2021 merupakan tahun untuk memperbaiki kondisi ekonomi dari serangan wabah virus Corona.

“Nah tentu aktivitas ekonomi yang sebabkan kontraksi. Pengangguran naik tajam, inflasi turun dan sektor keuangan volatilitas. Ini yang kita coba tahan volatilitas sektor keuangan, kalau kegiatan ekonomi turun kita nggak mau dari krisis ekonomi jadi krisis ke sektor keuangan, seperti sektor perbankan dan keuangan itu dampaknya bisa meluas ke perekonomian.

  Jokowi: Indonesia Kelompok Pemulihan Ekonomi Tercepat Setelah China

“Tahun 2021 itu juga ada proyeksinya yang cerminkan optimisme dari perbaikan ekonomi. Hampir semuanya perkirakan 2020 adalah tahun yang paling rendah lalu, terjadi recovery di 2021 sehingga kalau dilihat ini adalah V shape recovery artinya cepat di bawahnya itu 2020 kalau turun negatif atau turun dalam skala yang cukup dalam abis itu terjadi perbaikan dia baik lagi 2021,” tuturnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here