BERBAGI
Corona Jadi Penentu Laju ISHG, Berpotensi Tempbus 5000
Corona Jadi Penentu Laju ISHG, Berpotensi Tempbus 5000

Pukat- Pilarmas Investindo Sekuritas memprediksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memiliki peluang bergerak variatif, cenderung menguat dan diperdagangkan di kisaran 4.945-5.011.

Pada perdagangan akhir pekan lalu, Jumat (3/7/2020), IHSG ditutup menguat 7 poin atau 0,14 persen menjadi 4.973. Sentimen yang bergulir masih berasal dari dalam dan luar negeri.

Associate Director of Research and Investment Maximilianus Nico Demus mengatakan pemerintah Indonesia berusaha mengembalikan kegiatan ekonomi masyarakat yang menurun drastis akibat pandemi Covid-19.

“Di tengah demand shock yang terjadi beberapa waktu terakhir, mengakibatkan terhambatnya arus kegiatan perdagangan. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan dalam upaya memulihkan kembali ekonomi dalam negeri, pemerintah akan terus mengupayakan perbaikan dari sisi regulasi, tata kelola pemerintah, serta reformasi di sektor kesehatan,” tulisnya dalam riset, Senin (6/7).

  Ini yang Harus Dilakukan Perusahaan Startup di Indonesia Agar Tetap Atraktif di Tengah Pandemi

Selanjutnya, pemerintah kemungkinan akan mendorong pengeluaran ke depan agar pertumbuhan ekonomi tidak berada pada posisi negatif di akhir tahun ini, dan optimistis pertumbuhan ekonomi di tahun ini masih akan tumbuh positif di kisaran 0 persen -0,5 persen. Terlebih, kondisi ekonomi diprediksi akan membaik pada kuartal ketiga dan keempat mendatang.

Di sisi lain, mantan kepala Food & Drug Administration’s (FDA) Dr. Scott Gottlieb mengatakan bahwa kemungkinan terburuk wabah Covid-19 akan berakhir pada bulan Januari tahun depan, dengan kemungkinan adanya vaksin atau terciptanya kekebalan terhadap virus tersebut.

  Pemkot Tangerang Bahas Strategi Pemulihan Ekonomi dalam Rapat Evaluasi

“Kami cukup terkejut dengan pernyataannya. Dr. Scott kembali mengatakan bahwa tidak mungkin pembatasan dan pedoman yang sudah diberikan dapat membatasi penyebaran virus selamanya. Para pembuat kebijakan ingin mencoba untuk menaruh harapan terhadap vaksin yang dapat menyembuhkan namun entah akan muncul kapan atau mencapai kekebalan terlebih dahulu,” sambungnya.

Beberapa perusahaan besar tengah bersiap untuk mulai melakukan investasi untuk meningkatkan produksi untuk memenuhi permintaan apabila ternyata vaksin tersebut telah terbukti aman dan efektif pada manusia.

  Peneliti ICW Katakan Pemerintah Keluarkan Uang 90,45 Miliar Untuk Bayar Influencer

Amerika, Brazil, dan India terus mengalami lonjakan kasus baru, dan hal ini yang membuat sekuritas khawatir bahwa hal tersebut mampu menekan pemulihan ekonomi yang sedang berlangsung saat ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here