BERBAGI

Pukat – Presenter Ruben Onsu sempat menjadi sorotan publik hingga menduduki trending topic di Twitter. Hal itu lantaran upaya hukum suami Sarwendah atas hak kepemilikan nama Bensu ditolak Mahkamah Agung.

Tertera dalam putusan Mahkamah Agung dengan nomer perkara nomor perkara 48/Pdt.Sus-HKI/Merek/2018/PN Niaga Jkt.Pst. “Menyatakan Eksepsi Tergugat I tidak dapat diterima. Dalam Pokok Perkara: Menolak Gugatan Penggugat RUBEN SAMUEL ONSU tersebut untuk seluruhnya,” demikian dikutip dari dokumen putusan Mahkamah Agung.

Terkait putusan MA itu, Direktur PT Ayam Geprek Benny Sujono, Kurniawan berharap pihak yang terkait segera menindaklanjuti putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap.

“Kami sangat bersyukur silang sengketa ini berakhir juga dengan putusan berkekuatan hukum tetap menolak gugatan RO,” ujar Kurniawan kepada awak media.

Sekedar info, perselisihan antara Ruben Onsu dengan PT Ayam Gebrek Bensu telah terjadi sejak tahun 2017.

Gerai kuliner I Am Geprek Bensu pertama berdiri pada April 2017 di daerah Pademangan, Jakarta.

Eddie Kusuma selaku kuasa hukum PT Ayam Geprek Bensu membeberkan, sekira bulan Mei 2017, Ruben Onsu bekerja sebagai duta promosi untuk mempromosikan usaha kuliner I Am Geprek Bensu.

  Kenang Jagoan Betawi, Google Doodle Sematkan Foto Benyamin Sueb

Setelah empat bulan ikut dalam usaha tersebut, Ruben mengklaim kata “Bensu” adalah nama singkatnya, padahal PT Ayam Geprek Bensu sudah ada sejak Maret 2017.

Sebelum RO masuk bergabung.

“I Am Geprek Bensu, milik klien saya, sudah terdaftar pada Direktorat HKI pada 3 Mei 2017,” pungkas Eddie.

Awal Mula Bisnis Geprek Bensu

Sebelum merambah bisnis kuliner ayam geprek, Ruben Onsu justru lebih dulu berbisnis telur.

Ia menjadi supplier telur ke beberapa hotel.

Ruben membeli telur ke beberapa peternak ayam dan menyuplainya ke hotel-hotel yang berada di kawasan Pulau Jawa dan Bali.

Hal itu pun disampaikan Ruben Onsu dalam kanal YouTube Helmi Yahya.

“Awalnya itu aku main telur, di beberapa hotel di Jawa, Bali, itu aku supplier telur ke hotel-hotel,” tutur Ruben Onsu.

Penyebabnua, karena peternak meminta Ruben untuk sekaligus membeli ayam-ayamnya.

Sebab, tak selamanya ayam-ayam tersebut produktif.

Mendengar permintaan peternak itu, Ruben Onsu berusaha mencarikan solusi.

Hingga akhirnya, Ruben membuat bisnis kuliner yang saat ini bernama Geprek Bensu.

  Bisnis kuliner Indonesia makin marak di tengah corona di Inggris

“Nah ada salah satu di Yogyakarta namanya gadai geprek, aku cuma (kepikiran) namain Geprek Bensu, sudah gitu doang,” ucap Ruben.

Ambil untung Rp 1.000

Disebut bos besar karena mempekerjakan banyak karyawan tersebar di beberapa gerai, Ruben Onsu justru mengaku cuma ambil untung sedikit.

Ruben Onsu sempat membongkar seputar keuntungan bisnis yang didapatnya dengan Geprek Bensu.

Ia mengatakan cuma ambil untung Rp 1.000 per potong ayam.

“Enggak dapat untung banyak, per-makanan Rp 15.000 ribu, untung itu Rp 1.000,” ujar Ruben.

Ruben Onsu tak mengambil banyak untung dalam usaha kuliner itu sebab dia ingin menampung banyak orang buat bekerja.

“Saya mah bukan usaha yang mewah gitu, tapi buat saya minimal saya bisa menampung orang buat bekerja,” tutur Ruben.

“Ini mimpi gue yang gue wujudin. Tahu enggak sih banyak orang jahat karena mereka enggak punya kerjaan, gue yakin tuh enggak ada orang jahat dari lahir itu, enggak ada,” tambah Ruben.

Sekarang Fokus Berbisnis

Suami Sarwendah ini sekarang mengatakan ia sudah mantap menjadi pengusaha.

  Rokok Dinilai Masih Murah dan Membuat Anak-Anak Merokok, Peniliti PKJS UI Minta Harga Rokok Dinaikkan

Meski demikian, Ruben Onsu masih eksis sebagai artis layar kaca.

Namun bagi Ruben, ia sudah mendapatkan pencapaian di dunia entertainment.

Kini ia ingin pembuktian di dunia bisnis.

“Aku sudah ada di titik yang mau ngapain lagi sih gue di TV ya, sampai di-briefing sambil merem saja sudah tahu apa yang harus dilakuin,” kata Ruben Onsu.

“Talk show udah, bawain acara kuis juga udah, komedi udah, sampai sekarang masih jalan. Aneh kan, syukurnya Tuhan terus kasih, enggak berenti, terus mengalir,” ujar Ruben menambahkan.

Menjadi wirausahawan, Ruben Onsu merasa seperti mendapat semangat baru.

“Aku merasa seperti mengawali karier dulu (saat berbisnis),” kata Ruben.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here