BERBAGI

Pukat – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, hasil akhir penataan Stasiun Sudirman di Jakarta Pusat patut menjadi contoh.

Menurut dia, Stasiun Sudirman menjadi contoh karena kini mencerminkan kemudahan bertransportasi. Di Stasiun Sudirman berbagai moda transportasi telah terintegrasi, dari KRL, MRT, transjakarta, bajaj, ojek online, hingga kereta bandara.

“Tempat ini merupakan contoh. Ada Stasiun Sudirman, lalu Jalan Kendal jadi (jalur) pedestrian terintegrasi dengan MRT, terintegrasi dengan halte Transjakarta dan terintegrasi dengan kereta bandara,” kata Anies di Stasiun Sudirman sebagaimana disiarkan akun Facebook Pemprov DKI Jakarta, Rabu (17/6/2020).

“Jadi langsung ada 5-6 moda bisa terintegrasi. Lalu di depan Stasiun Sudirman ada pangkalan ojek,” lanjutnya.

  Tanggapi PSBB Total DKI, Wali Kota Bogor: PSBMK Sudah tepat, Bukan PSBB

Di Stasiun Sudirman juga disediakan informasi yang memadai soal transportasi hingga arah jalan. Ia menyebutkan, semuanya menggunakan standard internasional.

“Di sini ada signing dan way finding yang berstandar internasional. Juga buat dinding di situ menggambarkan apa saja kendaraan umum yang mereka bisa gunakan dari tempat stasiun mereka berhenti,” kata Anies.

Dia berharap penataan Stasiun Sudirman, dan tiga stasiun lainnya yaitu Stasiun Tanah Abang, Juanda, dan Senen, yang kini semuanya telah rampung dapat membuat mobilitas masyarakat Jakarta jadi lebih mudah dan efisien.

  Ketua DPRD DKI Jakarta Minta Anies Baswedan Lebih Tegas Saat Terapkan PSBB Total

Dia juga berharap hal itu mendorong masyarakat memilih moda transportasi umum ketimbang kendaraan pribadi.

“Ini untuk memudahkan masyarakat dan harapannya ini nanti yang tinggal di Jakarta berkegiatan di Jakarta bisa lebih produktif efisien dan Insya Allah manfaatnya akan melampaui ketika mereka menggunakan kendaraan pribadi,” ujar Anies.

Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta meresmikan hasil penataan empat stasiun itu (Stasiun Terpadu Tanah Abang, Sudirman, Juanda, dan Senen) pada Rabu pagi

Peresmian itu merupakan tindak lanjut dari kerjasama antara PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan PT MRT Jakarta (Perseroda) untuk membuat perusahaan patungan yang diberi nama PT Moda Integrasi Transportasi Jabodetabek pada Januari 2020 lalu.

  Soal Keputusan Anies terkait PSBB DKI, Airlangga Hartarto: Overdosis

Peresmian itu dihadiri Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here