BERBAGI
Anaknya Disiksa dengan Diseret dan Ditampar Menggunakan Sandal, Bapak Ini Diamankan Polisi
Anaknya Disiksa dengan Diseret dan Ditampar Menggunakan Sandal, Bapak Ini Diamankan Polisi

Pukat- Kapolres Jakarta Timur Komisaris Besar, Arie Ardian mengungkapkan telah menangkap pelaku penyiksaan anak, berinisial Abdul Murib yang videonya viral di sosial media di Duren Sawit, Jakarta Timur pada Kamis (23/7) dini hari.

Penyiksaan tersebut dikenakan Undang-Undang Tahun Nomor 23 Tahun 2004 terkait dengan kekerasan dalam rumah tangga dan atau Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2014 terkait dengan perlindungan anak dengan ancaman di atas lima tahun.

Arie menjelaskan polisi langsung mengambil langkah untuk mengamankan pelaku karena mendapat informasi sekitar pukul 11.30 WIB. “Kita mendapat informasi sekitar pukul 11.30 WIB. Langsung kita segera mengambil langkah untuk mengamankan pelaku,” kata Arie dilansir Republika, Kamis (23/7).

  Penegakan Hukum Pelanggar PSBB Masih Rendah

Kronologis kejadian ini, korban yang berinisial RPP (12 tahun) tinggal bersama ayah kandung dan ibu tirinya. Pada saat Rabu sore (22/7) korban diminta untuk menjemur pakaian oleh ibu tirinya. Namun tempat jemuran penuh disarankan oleh tantenya digantung.

Kemungkinan karena tidak sesuai dengan keinginan ibu tirinya, anak ini mendapat omelan. Ayahnya mendengar lalu segera emosi dengan menjambak korban dan menyeret korban kurang lebih sejauh tujuh meter. Tidak hanya itu, sang ayah juga tega melakukan pemukulan.

“Pelaku juga melakukan pemukulan terhadap bagian wajah dari korban dengan menggunakan sandal dan tangan kosong. Sehingga korban mengalami lebam dan luka di sekitar muka. Sekarang korban sedang dilaksanakan visum,” ujar dia.

  Pasangan Kekasih Pembunuh Rinaldi dan Memutilasinya Terancam Hukuman Mati

Berdasarkan saksi dan korban sendiri, korban kerap kali mendapatkan perlakuan keras dari bapaknya. Selain itu, tersangka juga mendapat pemeriksaan kejiwaan.

Barang bukti yang sudah diamankan yakni sandal yang digunakan untuk memukul bagian muka korban. Terkait kondisi pelaku saat melakukan tindakan, masih didalami penyelidikan lebih dalam.

Arie juga menjelaskan luka yang ada di korban terdapat di bagian wajah dan kaki. “Jadi luka di bagian wajah. Pipi kanan kirinya lebam terus korban diseret tadi kakinya luka, berdarah dan sudah kita lakukan visum dan kita lakukan pengobatan,” ujar dia.

  MAKI Akan Melaporkan Dua Oknum Jaksa Karena Bertemu dengan Buronan Djoko Tjandra

Karena korban tinggal berdekatan dengan tante (adik sang ayah). Untuk sementara kata dia mungkin dititipkan ke sana dan sekarang sedang dilakukan pendampingan terkait dengan trauma healing.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here